• IKALUM UMJ Hadiahkan Laptop Kepada Mahasiswa Baru

    0

    IKALUM UMJ Hadiahkan Laptop Kepada Mahasiswa Baru

    Oleh :
    Nadiva Rahma
    Sekretaris umum IKALUM Jalil, SH.,MH., (tengah), Direktur Operasional Kantor IKALUM UMJ, Hardiman, S.KM., M.KM., (kanan), Kepala Biro Umum dan SDI Ir. Rohman (kiri) saat memberikan hadiah laptop kepada mahasiswa baru Angkatan 2023 di Kantor IKALUM Gedung Business Centre UMJ lantai 4, Pada Selasa (03/10/2023).
    Sekretaris umum IKALUM Jalil, SH.,MH., (ketiga dari kiri), Direktur Operasional Kantor IKALUM UMJ, Hardiman SG, S.KM., M.Kes., (kanan), Kepala Biro Umum dan SDI Ir. Rohman (kiri) saat memberikan hadiah laptop kepada mahasiswa baru 2023 di Kantor IKALUM Gedung Business Centre UMJ lantai 4, Pada Selasa (03/10/2023).
     
     

    Ketua Ikatan Alumni Universitas Muhammadiyah Jakarta (IKALUM UMJ), Ir Deddy Harsono, MBA., hadiahkan laptop kepada mahasiswa baru 2023, di Kantor IKALUM Gedung Business Centre UMJ lantai 4, Pada Selasa (03/10/2023).

    Baca juga : UMJ Bersinergi dengan IKALUM untuk Raih Akreditasi Unggul

    Ketua IKALUM memberikan Laptop yang diwakili oleh Samsir Jalil, SH.,MH., didampingi oleh Direktur Operasional Kantor IKALUM UMJ, Hardiman SG, S.KM., M.Kes., Adapun mahasiswa baru yang menerima laptop diantaranya Syukronah (Fakultas Ilmu Pendidikan), Annisa Salwah (Fakultas Ilmu Pendidikan), M. Rido (Fakultas Ekonomi Bisnis), dan Wildan (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik).

    Penerima laptop merupakan mahasiswa mengikuti kegiatan PKKMB UMJ (18/9). Saat itu, mahasiswa aktif berpartisipasi dan berinteraksi bersama pimpinan UMJ. Salah satunya, Wildan yang pada saat itu menuliskan sebuah pesan yang menarik perhatian Rektor UMJ.

    “Dari hampir 4000 mahasiswa baru, Anda termasuk yang beruntung menerima laptop. Pemberian ini sangat berharga dan semoga dapat dimanfaatkan dengan baik selama menempuh pendidikan di UMJ,” ungkap Samsir.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Umum dan SDI, Ir. Rohman, berharap kepada mahasiswa baru dapat menjadi contoh yang lebih baik bagi mahasiswa lainnya, baik prestasi, cara belajar, dan kepatuhan. “Mudah-mudahan pemberian ini dapat membawa keberkahan dan membantu kesuksesan kepada adik-adik,” ungkap Rohman.

    Wildan, salah satu mahasiswa penerima laptop dalam hal ini menyampaikan kesan dan pesannya. “Tentu sangat senang, mulai dari PKKMB hingga memasuki dunia perkuliahan. Saya berharap bisa menjadi mahasiswa yang ambisius dan menjadi orang sukses ketika lulus dari UMJ. Semoga UMJ lebih maju lagi dan menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang unggul,” imbuh Wildan saat ditemui di kantor IKALUM seusai menerima laptop.

  • Alumni Prodi Ilkom Berbagi Pengalaman Menjadi Praktisi

    0

     

    Alumni Prodi Ilkom Berbagi Pengalaman Menjadi Praktisi

    Oleh :
    Fazri Maulana
    Persiapkan Diri Hadapi Era Digital dalam Dunia Kerja
    Narasumber saat berbagi pengalaman dalam acara Alumni Cerita Konsentrasi Prepare Yourself For Digital Era di Aulia Kasman Singodimedjo FISIP UMJ, Senin (2/10/23).
     
     

    Rizky Harisnanda News Anchor CNN Indonesia, membagikan pengalamannya menjadi praktisi bersama tiga alumni Ilkom lainnya di acara bertajuk Alumni Cerita Konsentrasi Prepare Yourself For Digital Era, yang diadakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (FISIP UMJ) di Aula Kasman Singodimedjo, Senin (2/10/23).

    Gelaran kegiatan ini bukan yang pertama dilakukan Prodi Ilmu komunikasi (Ilkom), sebelumnya Alumni Cerita Konsentrasi membahas tentang Career Development in Public Relations Adversiting and Broadcasting in The Digital Era.

    Acara kali ini mengundang lulusan Prodi Ilkom yakni News Anchor CNN Indonesia Rizky Harisnanda, S.I.Kom., Social Media Admin Freelance of Leon Playground Dianira Khalishah, S.I.Kom., dan Personal Manager Influencer Wanda N Lutifiah, S.I.Kom. Ketiganya menceritakan pengalaman saat memulai karir di bidang masing-masing. Era digital menuntut untuk semua orang berkembang dan beradaptasi seperti bidang keilmuan Broadcasting, Public Relations, dan Advertising.



    Baca juga : Rocky Gerung Jadi Narasumber Stadium General Mahasiswa FISIP UMJ

    Perkembangan teknologi dan informasi menuntut perubahan signifikan dalam dunia kerja. Terlebih lagi, pandemi Covid-19 turut mendorong digitalisasi pekerjaan semakin meluas. Mahasiswa perlu mencermati dan mempersiapkan kemampuan mengikuti tren pekerjaan yang dibutuhkan ke depan di era digital. Hal ini disampaikan oleh Wadek 1 FISIP UMJ Drs. Moh Amin Tohari, M.Si., dalam acara Alumni Cerita Konsentrasi Prepare Yourself For Digital Era.

    “Adik-adik harus mencermati tren ke depan, apalagi saat ini era digital. Semua pemuda perlu melek digital dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, ” pungkas Amin.

    Pada kesempatan yang sama, Dr. Oktaviana Purnamasari, M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengenalkan jurusan program studi Ilmu Komunikasi kepada mahasiswa baru yang sudah menghasilkan lulusan aktif dalam berbagai industri digital baik BroadcastingPublic Relation, dan Advertising.

    Ia juga menyampaikan mahasiswa perlu mempersiapkan dan memantapkan pilihan untuk bisa menyesuaikan diri di era digital. Peningkatan itu bisa dilakukan dengan aktif dalam beorganisasi dan mengikuti kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digagas oleh Kemendikbud dimana Prodi Ilkom sudah bekerjasama dengan beberapa kampus luar negeri untuk melakukan pertukaran mahasiswa.

    Lebih lanjut, Okta menyampaikan bahwa saat ini dunia industri sudah memasuki era digital, komunikasi sangat berkaitan erat dengan dunia digital. Hal itu yang mendasari pemilihan tema kegiatan kali ini. Tidak hanya itu, kegiatan ini memberikan dampak yang sangat siginifikan untuk membantu mahasiswa baru dalam memilih jurusan yang diminati pada Prodi Ilkom dengan mempunyai lulusan terbaik dibidangnya masing-masing.

    “Konsentrasi yang kita miliki Broadcasting, Public Relations, dan Advertaising sangat terkoneksi dengan era digital. Dengan menghadirkan para alumni, anak-anak akan bisa mempunyai visi dalam dunia kerja sesuai dengan bidang yang dipilih,” tutur Okta.

    Harus diyakini bahwa perkembangan teknologi dan informasi bisa dimanfaatkan, salah satunya sosial media. Memanfaatkan sosial media bisa menjadi keuntungan ditambah dengan bidang keilmuan yang ditekuni untuk mendapatkan pekerjaan.

    Editor : Dian Fauzalia

  • IMM Cirendeu dan BEM UMJ Gelar Aksi Bela Tragedi Rempang dan Nagari Air Bangis

    0

     

    IMM Cirendeu dan BEM UMJ Gelar Aksi Bela Tragedi Rempang dan Nagari Air Bangis

    Oleh :
    IMM Cireundeu
    IMM Cirendeu dan BEM UMJ Gelar Aksi Bela Tragedi Rempang dan Nagari Air Bangis
    Ratusan mahasiswa gabungan IMM Cirendeu dan BEM UMJ saat unjuk rasa di depan Istana Presiden, Jumat (29/09/2023).
     
     

    Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Cirendeu bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (BEM UMJ) lakukan unjuk rasa menyoal tragedi yang terjadi di Rempang dan Air Bangis. Para mahasiswa melakukan unjuk rasa di depan Istana Presiden, Jum’at (29/09/2023).

    Baca juga : Pengajian Fokal IMM Bahas Muhammadiyah dan Pemilu 2024

    Unjuk rasa mengkritisi status pertanahan adat, investasi, dan tindakan represif yang dilakukan oleh aparat keamanan dalam upaya memindahkan Masyarakat. Menurut hasil kajian strategis yang dilakukan IMM Cirendeu dan BEM UMJ, tindakan pemerintah dilakukan demi kepentingan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tertuang dalam Permenko Bidang Perekonomian RI, nomor 7, tahun 2023 tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional.

    Dalam hal ini setidaknya ada tujuh tuntutan yang disampaikan kepada pemerintah pusat Republik Indonesia Joko Widodo termasuk aparat. Pertama menuntut agar mengakui serta menghormati Hak Masyarakat Adat baik di Pulau Rempang dan Nagari Air Bangis. Kedua, melaksanakan Reforma Agraria untuk melakukan pengelolaan proyek strategis nasional dengan memiliki akal sehat dan hati Nurani yang bersih dengan menjunjung tinggi nilai hak asasi. Ketiga, menerapkan asas-asas umum pemerintahan yang baik dalam pengambilan keputusan maupun kebijakan dengan benar-benar mendengar partisipasi publik dan masyarakat terdampak. Keempat, untuk tidak melakukan penggusuran maupun penggeseran untuk direlokasi yang merugikan masyarakat Rempang.

    Kelima, menuntut Kepolisian RI untuk tidak mengulangi tindakan kekerasan maupun kriminalisasi terhadap masyarakat Rempang dan Air Bangis. Keenam, menuntut Kepolisian RI untuk meninjau dan mengevaluasi kembali keberhasilan pengakualisasian reformasi kepolisian terhadap penerapan dengan slogan presisi, sebagai akronim dari produktif, berupa melaksanakan tugas secara cepat dan tepat, responsive, humanis, transparan, bertanggung jawab, dan berkeadilan. Ketujuh, menuntut untuk mewujudkan Kepolisian yang ideal sebagai jaminan keamanan untuk mendukung program pembangunan nasional, menjadikan institusi Polri sebagai aparatur penegak hukum yang melayani dan menjadi teladan, serta senantiasa merawat kebhinekaan.

    Ratusan Kader IMM Cabang Cirendeu dan Mahasiswa UMJ memenuhi separuh jalan di kawasan Patung Arjuna Wiwaha atau dikenal dengan Patung Kuda Jakarta Pusat dengan tertib untuk bersuara di jalan dengan tujuan agar pemerintah mendengar aspirasi keresahan masyarakat yang ada dibandingkan dengan kepentingan kaum tertentu.

    Ketua Umum PC IMM Cabang Cirendeu Asyraf Al Faruqi Tuhulele mengungkapkan bahwa aksi membela masyarakat Rempang dan Air Bangis merupakan bentuk nyata bahwa mahasiswa selalu menjadi garda terdepan melawan ketidakadilan di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    “Tragedi yang terjadi di Pulau Rempang dan Nagari Air Bangis telah menyakiti hati masyarakat Indonesia, bukan hanya suku Melayu saja. Hari ini Rempang dan Air Bangis, besok mungkin desa-desa lainnya. Kita dipaksa untuk pindah karena kepentingan segelintir orang yaitu pemerintah yang menjadi boneka oligarki perekonomian di Indonesia. Jangan mundur, tunjukan bahwa mahasiswa masih berada di garda terdepan membela ketidakadilan dan penindasan masyarakat,” tutur Asyraf.

    Aksi unjuk rasa dilakukan berdasarkan pada hasil kajian strategis bersama para ahli. Sebagaimana disampaikan Ketua Bidang Hikmah PC IMM Cirendeu Achmad Fauzan bahwa kajian strategis yang dilanjutkan dengan unjuk rasa dipantik rasa kemanusiaan.

    Fauzan mengatakan bahwa unjuk rasa bertujuan memberikan peringatan pada pemerintah tentang kebijakan dan keputusannya yang menggambarkan kemunduran bahkan merusak moral dan citra reformasi dalam menegakkan demokrasi dan memberantas korupsi. “Pengesahan KUHP yang baru ini akan mengancam kebebasan berdemokrasi dan mempermudah syahwat untuk berbuat korupsi karena ringannya ancaman pidana dari tindak pidana korupsi,” ungkapnya.

    Adapun, Ketua BEM UMJ Sarlin Wagola mengatakan bahwa mahasiswa merupakan agen perubahan yang harus memiliki kepekaan terhadap isu-isu sosial dan politik serta mampu memperjuangkan nilai-nilai yang baik dan tidak kabur dari substansinya.

    “Sebagai mahasiswa kita harus memiliki kepekaan dan rasa tanggung jawab terhadap isu sosial dan politik, jangan sampai gerakan mahasiswa mati, check and balance kekuasaan tidak hadir dari kita sebagai agen perubahan yang tentu sebagai orang yang terpelajar dapat mengaktivasi teori di ruang kelas ke lapangan seperti hari ini,” ungkap Sarlin.

    Sebelumnya, IMM Cabang Cirendeu melakukan rapat konsolidasi, guna memaparkan poin-poin serta menyiapkan segala bentuk kebutuhan pada hari unjuk rasa. Telah diketahui, IMM Cabang Cirendeu merupakan salah satu pimpinan cabang yang berada dalam naungan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta. Bukan hal baru keterlibatan IMM Cabang Cirendeu dibeberapa unjuk rasa, sebab IMM Cabang Cirendeu peduli dan aktif melihat fenomena dan gejala-gejala sosial. (IMM/Cireundeu)

    Editor: Dian Fauzalia

  • Kuliah Umum Magister Ilmu Pendidikan: Model Pembelajaran Kreatif dan Inovatif Abad ke-21

    0

     

    Kuliah Umum Magister Ilmu Pendidikan: Model Pembelajaran Kreatif dan Inovatif Abad ke-21

    Oleh :
    Fazri Maulana
     
     

    Magister Ilmu Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIP UMJ) gelar kuliah umum bertajuk Pembelajaran Kreatif, Inovatif, dan Menyenangkan di Tingkat Sekolah Dasar melalui Zoom Meeting, Sabtu (30/9/23).

    Baca juga : FIP UMJ Sambut Mahasiswa Program PMM 2023 dari Unismuh Bangka Belitung

    Tantangan menjadi seorang guru adalah menciptakan pembelajaran yang menarik. Terlebih lagi, memasuki abad ke-21 memaksa guru mengembangkan model pembelajaran kreatif dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, dan kreatif adalah fondasi dalam mengembangkan pembelajaran kreatif dan inovatif. Hal ini disampaikan oleh Dekan FIP UMJ, Prof. Dr. Iswan, M.Si., saat sambutan pembukaan kuliah umum Magister Ilmu Pendidikan.

    “Guru harus mampu menuangkan strategi pendekatan pembelajaran yang efektif, sehingga murid tidak bosan dalam mengikuti pembelajaran. Pembelajaran dengan pendekatan IPTEK dan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) merupakan salah satu unsur yang harus diperhatikan dalam pembelajaran kreatif dan inovatif abad ke dua puluh satu,” ungkap Iswan.

    Ketua Program Studi Magister Ilmu Pendidikan FIP UMJ, Dr. Muhamad Sofian Hadi, S.S, M.Pd., menyampaikan harapannya para peserta bisa memahami bagaimana membuat pembelajaran yang kreatif, inovatif dan menyenangkan di level tingkat sekolah dasar. Ia juga menambahkan bahwa akan ada lanjutan kerjasama dengan Dikbud Kota Tangerang Selatan dan bisa menjadi stimulus untuk guru-guru melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

    Turut dihadiri Kepala Seksi Bidang Sekolah Dasar dan Kurikulum Dikbud Kota Tangerang Selatan, H. Muhamad Masyhud, SE., Kelompok Kerja Pemilik Sekolah (KKPS) Kecamatan Jatiasih, H. Supyanto M.Pd., Koordinator Pendidikan Profesi Guru (PPG) UMJ, Prof. Dr. Herwina Bahar, M.A., Anggota Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) PP Muhammadiyah Dr. Dien Nurmarina Malik Fadjar, M.A., dan Dendi Wijaya Saputra, S.Pd., M.Pd., Wakil Dekan FIP UMJ, Dosen, hingga civitas akademika FIP UMJ

    Narasumber kuliah umum dosen dari Universitas Muhammadiyah Malang Dr.Erna Yayuk, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa model pembelajaran kreatif dan inovatif adalah menciptakan suasana kelas yang menyenangkan bagi para murid. Menurutnya, pembelajaran tidak boleh terpusat kepada guru tetapi memberikan kebebasan kepada murid.

    Lebih lanjut Erna menjelaskan, menciptakan kelas yang menyenangkan atau kreatif didorong dengan pembelajaran yang efektif. Pembelajaran yang efektif dilihat dari dua sisi, guru dan murid. Untuk menciptakan pembelajaran efektif dari siswa, guru harus memberikan bimbingan dengan memperhatikan kondisi, metode, hingga strategi belajarnya. Kemudian, Pembelajaran tersebut harus didukung dengan metode mengajar efektif dari sisi guru. Murid diajak untuk mencari, menemukan, melihat pokok masalah, dan berusaha memecahkan masalah tersebut.

    Selanjutnya, Erna dikenal juga sebagai Anggota Lembaga Penelitian dan Pengembangan Aisyiyah (LPPA) ini menyampaikan, senada yang disampaikan oleh Dekan FIP UMJ bahwa memasuki abad ke-21 pembelajaran inovatif harus memperhatikan beberapa aspek, diantaranya melakukan integrasi teknologi, pembelajaran aktif berdasarkan pengalaman, kolaborasi pembelajaran sosial, fleksibilitas dan personalisasi, berpikir kritis dan kreatifitas, pembelajaran berkelanjutan, wawasan berbasis data, perspektif global, peran mengajar, dan integrasi keterampilan perangkat lunak.

    Tidak hanya itu, dalam proses pembelajaran ada beberapa model-model yang inovatif yaitu kelas terbalik, pembelajaran berbasis proyek, pengajaran dan pembelajaran sejawat, gamifikasi dan pendidikan holistik, pembelajaran dipersonalisasi, pembelajaran bauran, microlearning dan experiential learning, virtuality reality dan augmented reality, pembelajaran adaptif berbasis AI, dan neuroedukasi.

    “Secara kesimpulan, pembelajaran yang inovatif menuntut kepada kolaborasi siswa dan guru, berorientasi HOTS (Higher Order Thinking Skills), mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi, dan berorientasi pada keterampilan belajar abad ke dua puluh satu,” pungkas Erna.

    Kuliah umum ini diikuti oleh mahasiswa baru Magister Ilmu Pendidikan dan guru tingkat sekolah dasar dari berbagai provinsi.

    Editor : Tria Patrianti

  • Copyright © - Metweb

    Metweb - Powered by Blogger - Designed by Emet