• Guru Besar UMJ Sampaikan Orasi Ilmiah di STIA & P ADS Palembang

    0

    Guru Besar UMJ Sampaikan Orasi Ilmiah di STIA & P ADS Palembang

    Oleh :
    Fazri Maulana
    Guru Besar UMJ Prof. Dr. Evi Stispi., M.Si Sampaikan Orasi Ilmiah di Wisuda STIA & P ADS Palembang
    Guru besar UMJ Prof. Dr. Evi Satispi, M.Si., (tengah bawah) saat foto bersama dengan pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Ilmu Pemerintahan (STIA & P) Annisa Dwi Salfaritzi (ADS) usai acara wisuda ke-15 di Hotel Swarnadwipa, Palembang, Kamis, (14/10/23).
     
     

    Guru Besar Bidang Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Prof. Dr. Evi Satispi, M.Si., diundang untuk menyampaikan orasi ilmiah dalam acara wisuda ke-15  Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Ilmu Pemerintahan (STIA & P) Annisa Dwi Salfaritzi (ADS) di Hotel Swarnadwipa, Palembang, Kamis, (14/10/23).

    Baca juga : Dua Dekan UMJ Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

    Di depan ratusan wisudawan tersebut Prof. Evi Satispi, yang juga Dekan FISIP UMJ, berbicara tentang “Peran Policy Maker dalam Formulasi Kebijakan di Era transformasi Digitalisasi”. Beliau mengungkapkan bahwa saat ini semua aktivitas, mulai dari e-government, e-KTP, e-paspor, transportasi online, transaksi keuangan hingga e-commerce, bertransformasi menjadi serba digital mengikuti perkembangan zaman.

    Prof. Evi mengungkapkan bahwa era digitalisasi ini dapat membantu kita berinovasi dalam pembuatan formulasi kebijakan dengan melakukan metode analisis data.

    “Para wisudawan harus sudah terbiasa dengan apapun yang berbasis data. Misalnya dalam penggunaan media sosial, kita bisa melihat dan menganalisis isinya untuk melakukan pemetaaan isu-isu kebijakan atau masalah publik. Melalui model seperti itu kita akan memperoleh satu regulasi yang bisa memberikan inovasi kepada masyarakat,” ungkap Evi.

    Lebih lanjut Evi memaparkan Pemerintah bisa memanfaatkan era digitalisasi ini untuk memetakan permasalahan yang sedang berkembang di masyarakat, lalu melakukan pembuatan formulasi kebijakan yang tepat. Hal itu juga bisa mendorong adanya integrasi kebijakan. “Perlu adanya integrasi dalam pembuatan formulasi kebijakan antara satu instansi dengan yang lainnya. Menggunakan satu data yang sama, sehingga tidak berbeda satu sama lainnya dan Pemerintah dapat melakukan intervensi secara menyeluruh,” jelas Evi.

    Tidak hanya itu, Evi menjelaskan bahwa saat ini kebijakan tidak lagi bisa bersifat parsial. Digitalisasi membantu Pemerintah bisa mengetahui keseluruhan masalah masyarakat dengan satu data.

    “Sebelumnya, kebijakan bersifat parsial bergantung kepada masalah masing-masing wilayah. Saat ini tidak bisa, formulasi kebijakan harus memikirkan dampak kepada wilayah lainnya,” tambah Evi.

    Saat menutup orasi ilmiahnya, Prof. Evi  berpesan pada wisudawan, yang sebagian berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk terus bertransformasi agar dapat merumuskan atau mengambil kebijakan publik sesuai dengan kebutuhan di era saat ini. “Semua perlu melek digital, nantinya sebelum menganalisis suatu kebijakan harus melihat semua masalah berbasis data,“ tutup Evi.   

    Editor : Tria Patrianti

  • Fakultas Ilmu Keperawatan UMJ Gelar Pembekalan Lulusan Profesi Ners

    0

     

    Fakultas Ilmu Keperawatan UMJ Gelar Pembekalan Lulusan Profesi Ners

    Oleh :
    Kontributor FIK
    Pembekalan Lulusan Profesi Ners FIK UMJ
     
     

    Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIK UMJ) menggelar Pembekalan Lulusan Profesi Ners secara daring, pada Jumat (13/10/2023). Pembekalan merupakan bagian dari rangkaian Angkat Sumpah Profesi Ners untuk mempersiapkan lulusan memasuki dunia profesi dan kerja sebagai bekal pengetahuan dan keterampilan yang komprehensif.

    Baca juga : FIK UMJ Gelar Seminar Diseminasi Praktik Keperawatan

    Dekan FIK UMJ Miciko Umeda, S.Kp., M.Biomed., dalam sambutannya menegaskan agar peran lulusan ners dapat memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan bertanggung jawab dalam meningkatkan kualitas perawatan pasien dan kesejahteraan masyarakat.

    Kegiatan pembekalan lulusan ini menghadirkan lima pemateri yaitu M. Jamaluddin Ahmad, S.Psi., Psikolog., Giri Widakdo, MKM, Ns. Fenty Efendi, S.Kep., M.Kep, Akhir Fahruddin, RN., M.P.H, dan Wakil Dekan I FIK Dr. Yani Sofiani, M.Kep., Sp.KMB.

    Para pemateri memberikan wawasan mendalam tentang berbagai aspek yang relevan dengan profesi keperawatan dan persiapan untuk karier di dunia kesehatan. M. Jamaluddin Ahmad, S.Psi., Psikolog., pakar yang juga aktif sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting PP Muhammadiyah, menekankan pada calon ners untuk meresapi nilai-nilai dan etika Islam. Menurutnya, hal itu dapat menjadi panduan kokoh dalam menjalani profesi perawat.

    Giri Widakdo, MKM, yang juga menjabat sebagai Ketua DPK PPNI FIK UMJ, menyajikan materi yang berkaitan dengan sistem regulasi dan Surat Tanda Registrasi. Selain pentingnya STR dalam dunia keperawatan, para peserta diberi pemahaman tentang peran lulusan Ners. Giri menekankan bahwa Ners dapat berperan aktif dalam sistem, mematuhi peraturan dan standar yang berlaku, serta berkontribusi positif dalam menjaga dan meningkatkan standar praktik keperawatan di Indonesia.

    Sementara itu, Ns. Fenty Efendi, S.Kep., M.Kep, memberikan pandangan praktis kepada para peserta mengenai perencanaan dan strategi berkarier di dunia keperawatan. Strategi yang dibagikan termasuk langkah-langkah penting dalam mengidentifikasi peluang, mengatasi hambatan, dan membangun pondasi yang kuat agar sukses dalam dunia kesehatan.

    Para calon Ners juga menyimak pegalaman alumni FIK UMJ yaitu Akhir Fahruddin, RN., M.P.H. Akhir tidak hanya memotivasi, tetapi juga memberikan inspirasi kepada para peserta. Melalui kisah perjalanan pribadinya, ia memberikan pandangan yang berharga tentang tantangan dan peluang dalam dunia keperawatan.

    Dr. Yani Sofiani, M.Kep., Sp.KMB., Wakil Dekan 1 FIK UMJ secara cermat menjelaskan pentingnya refleksi dan evaluasi berkelanjutan terhadap proses pendidikan keperawatan dan mengajak para peserta pembekalan untuk memahami peran mereka dalam menjaga standar pendidikan yang tinggi dan terus berusaha untuk meningkatkannya demi kebaikan profesi keperawatan.

    Kegiatan yang berlangsung sepanjang hari ini sangat meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Para alumni ners aktif bertanya dan berdiskusi dengan pemateri, mencari nasihat dan panduan untuk memulai karier mereka dengan sukses di dunia keperawatan.

    Editor: Dinar Meidiana

  • UMJ FKM Students Take Part in Youth Event Road to COP28 Discussing Climate Change

    0

    UMJ FKM Students Take Part in Youth Event Road to COP28 Discussing Climate Change

    By :
    FKM Contributor
    UMJ FKM Students Take Part in Youth Event Road to COP28 Discussing Climate Change
    Student participants from various universities while listening to the Road to COP 28 activities, at the Manggala Wanabakti Building, Ministry of Environment and Forestry (LHK), Thursday (12/10/23).
     
     

    Students from the Faculty of Public Health, University of Muhammadiyah Jakarta (FKM UMJ) took part in the Road to COP 28 United Arab Emirates event entitled Youth Event: Reimagining a Greener Indonesia with Youth-Led Action , at the Manggala Wanabakti Building, Ministry of Environment and Forestry (LHK) , Thursday ( 12/10/23).

    Also read: UMJ FKM Students Support AI Technology Innovation

    The Conference of Parties (COP) is a conference of countries around the world discussing climate change which is held every year. The 28th COP will be held in Dubai, United Arab Emirates (UAE) on 30 November-12 December 2023.

    Adipatra Kenaro and Arija Taufiqqrahman are FKM UMJ students who were delegates to take part in various discussion sessions. This activity presented 24 delegates, 9 of whom were activists on environmental issues, forestry climate and new renewable energy in Indonesia, both from Bumi Village, Green Leadership Indonesia, Carbon Ethic, Guerilla, Solar Chapter and FPCI.

    Also present was the Deputy Minister of the Ministry of Environment and Forestry (KLHK), Drs. Alue Dohong, M.Sc, Ph.D., Director General of Sustainable Forest Management (PHL) of the Ministry of Environment and Forestry (KLHK) Agus Justianto, CEO of Rakyat Merdeka Group Kiki Iswara Darmayana, Founder of the Society of Renewable Energy (SRE) Zagy Yakana Berian, to students from various campuses in Indonesia, environmental activists, from the United Arab Emirates, Poland, Russia, Colombia, Brazil, Ghana, the United States, Thailand and other European countries.

    The speakers discussed various topics including efforts to reduce greenhouse gas emissions ranging from technology and innovation, inclusivity, community empowerment, and green finance. The result of this dialogue is a White Paper which will be used as recommendation material for the Indonesian Government and will be brought to COP 28 in Dubai, next November.

    Author: Adipatra Kenaro Wicaksana/FKM

    Editor: Dian Fauzalia 

  • FH UMJ Gelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat Angkatan 12

    0

     

    FH UMJ Gelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat Angkatan 12

    Oleh :
    Dinar Meidiana
    FH UMJ Gelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat Angkata 12
    Dr. Dwi Putri Cahyawati, MH. (tengah), M. Rusdi Daud, SH., MH. (tengah kiri), Tubagus Heru Dharma Wijaya, SH.,MH. (tengah kanan), bersama peserta PKPA FH UMJ Angkatan 12 di Aula FH UMJ, Sabtu (07/10/2023).
     
     

    Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (FH UMJ) selenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan ke 12 pada Oktober 2023. Pendidikan yang digelar bagi Sarjana Hukum ini dilaksanakan secara daring setiap akhir pekan sebanyak delapan kali pertemuan.

    Baca juga : FH UMJ Kerja Sama dengan Kantor Pengadilan Agama Jakarta Barat

    Bekerja sama dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI), PKPA FH UMJ menyuguhkan materi-materi yang bermuatan praktis dan empiris dibimbing oleh para ahli dan praktisi di bidang hukum. Ketua Pelaksana Tubagus Heru Dharma Wijaya, SH.,MH., menyatakan bahwa PKPA FH UMJ berupaya untuk memberikan ruang bagi Sarjana Hukum yang ingin fokus pada profesi advokat.

    Sederet nama mulai dari Prof. Dr. Zainal Arifin Hoesein, SH., MH. (Akademisi/Ketua Basyarnas), Dr. Chairul Huda, MH. (Dosen FH UMJ/ Ahli Hukum Pidana), Prof. Dr. Ibnu Sina Chandranegara, SH.,MH. (Dosen FH UMJ/Ahli Hukum Tata Negara), dan lain-lain.

    PKPA menjadi salah satu tahap penting bagi calon advokat karena sertifikat kelulusan PKPA adalah prasyarat utama untuk mengikuti Ujian Profesi Advokat. Tubagus menerangkan bahwa materi-materi yang disuguhkan selama PKPA adalah bahan yang dapat dipelajari untuk mengisi soal-soal Ujian Profesi Advokat.

    “Isu hukum selalu berkembang dan selalu ada bentuk baru. Maka isu-isu itu akan menjadi topik pembahasan materi yang dilihat dari berbagai perspektif misalnya hukum acara dan hak asasi manusia. Satu lagi, karena ini di UMJ maka materi tidak lepas dari nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan,” ungkap Tubagus saat dimintai keterangan pada Senin (16/10/2023).

    Materi-materi yang dipelajari para peserta PKPA berkaitan dengan kode etik advokat, pendapat hukum dan uji kepatutan dari segi hukum, hukum acara persaingan usaha, hukum acara peradilan agama, dan lain-lain. PKPA dibuka pada 7 Oktober oleh Wakil Ketua Umum PERADI Dr. Shalih Mangara Sitompul, SH., MH. Hadir pula Dekan FH UMJ Dr. Dwi Putri Cahyawati, MH., dan Wakil Dekan II M. Rusdi Daud, SH., MH. 

    Tercatat 20 orang mengikuti PKPA yang berasal dari beberapa wilayah yaitu Jabodetabek, Pulau Jawa, Palembang, dan Lampung. Tubagus berharap agar para peserta dapat mengikuti dengan seksama setiap pertemuan karena kehadiran merupakan salah satu indikator penilaian kelulusan. “Harapannya peserta PKPA mengikuti dengan fokus dan seksama, serta selanjutnya dapat mengikuti Ujian Profesi Advokat,” ungkapnya.

    PKPA merupakan salah satu program atas disepakatinya kerja sama antara FH UMJ dengan PERADI sejak 2012. PKPA diselenggarakan setidaknya satu kali dalam setahun, bahkan pernah sampai dua kali dalam setahun. PKPA Angkatan12 ini dimulai pada 7 Oktober 2023 dan berakhir pada 28 Oktober 2023.  

    Editor : Dian Fauzalia

  • Copyright © - Metweb

    Metweb - Powered by Blogger - Designed by Emet