• Reza Firdaus, Pembalap dari FTAN UMJ Juarai Yamaha Endurance Festival di Mandalika

    0

     

    Reza Firdaus, Pembalap dari FTAN UMJ Juarai Yamaha Endurance Festival di Mandalika

    Oleh :
    Dinar Meidiana
    Reza Firdaus, Pembalap dari FTAN UMJ Juarai Yamaha Endurance Festival di Mandalika
    Reza Firdaus dan Asep Julian di Podium 1 menerima trofi seusai perlombaan, di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Minggu (22/10/2023).
     
     

    Kabar prestasi kembali datang dari Reza Firdaus, mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jakarta (FTAN UMJ) yang meraih Juara 1 Kelas R6 Superstock 600cc Yamaha Endurance Festival 2023 di Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit, Minggu (22/10/2023).

    Baca juga : Mahasiswa FTAN UMJ Melaju Final KEJURNAS Yamaha di Mandalika

    Dalam lomba ketahanan selama satu jam ini, Reza bersama rekan satu timnya Asep Juliana yang tergabung dalam YROI AMS WRX Racing Team berhasil menyelesaikan 30 lap. Dilansir dari Balapmotor.net, duet Reza dan Asep mengungguli YROI Bandung Best Corp Eco Racing yang berada di podium 2 dengan perolehan 29 lap.

    Berbeda dengan Asep yang sudah berpengalaman dalam lomba kategori ini, Reza mengaku ini perdana baginya. Sebelumnya Reza merupakan pembalap di kelas Yamaha R15 150cc. Namun saat mendapat tantangan untuk ikut lomba di kelas baru, Reza tidak menolak dan berusaha beradaptasi.

    “Pasti berbeda, mulai dari tipe motor dan teknik mengendarainya. Awal Oktober saya sempat latihan sedikit, hanya lima lap. Sebenarnya tidak ada niat untuk latihan apalagi balap di 600cc. Tapi karena ada sedikit kendala untuk ikut lomba di R25 250cc, jadi saya coba dari pada tidak ikut lomba sama sekali,” kata Reza.

    Reza Firdaus dan Asep Julian seusai perlombaan dalam Yamaha Endurance Festival 2023 di Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit, Minggu (22/10/2023).

    YROI AMS WRX Racing Team yang menaungi Reza gerak cepat mengirim motor dari Jakarta ke Lombok agar Reza dan Asep tetap bisa ikut balap meskipun harus pindah kelas. “Ini jadi tantangan karena harus cepat beradaptasi. Rekan saya lebih berpengalaman, jadi saya harus beradaptasi dan mengimbangi,” ungkap Reza saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (25/10/2023).

    Reza yang tidak memiliki banyak persiapan ini mencoba beradaptasi dengan motor tersebut, melakukan diskusi dengan rekannya yang lebih berpengalaman. “Saya memberanikan diri dan alhamdulillah lama-kelamaan bisa mengimbangi ritme dan gaya balap rekan saya,” kata Reza.

    Meskipun meraih Podium 1 pada kelas R6 600cc, Reza belum ada niat untuk pindah kelas di perlombaan selanjutnya. Ia masih akan fokus pada kelas R15 150cc untuk mengejar Juara Umum di ajang sama yang akan digelar pada akhir musim Desember 2023 mendatang.

    “Harapannya bisa dapat double winner karena masih ketinggalan poin di klasemen, jadi saya harus lebih baik lagi. Porsi latihan sama, tapi latihan fisik yang akan saya tambah supaya lebih kuat,” pungkas Reza.

    Editor : Dian Fauzalia

  • Teknik Sipil FT UMJ Adakan Pelatihan Sertifikasi Tenaga Terampil Konstruksi

    0

     

    Teknik Sipil FT UMJ Adakan Pelatihan Sertifikasi Tenaga Terampil Konstruksi

    Oleh :
    Humas FT
    Dosen Prodi Teknik Sipil FT UMJ Dr. Mohammad Imamuddin, S.T., M.T. (kanan) saat menyerahkan plakat kenang-kenangan ke Dinas BMSDA Kota Bekasi di Gedung Sumber Daya Air Kota Bekasi, Selasa (24/10/2023).
    Dosen Prodi Teknik Sipil FT UMJ Dr. Mohammad Imamuddin, S.T., M.T. (kanan) saat menyerahkan plakat kenang-kenangan ke Dinas BMSDA Kota Bekasi di Gedung Sumber Daya Air Kota Bekasi, Selasa (24/10/2023).
     
     

    Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta (FT UMJ) mengadakan pelatihan dan sertifikasi tenaga terampil konstruksi bekerja sama dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) kota BekasiLembaga Sertifikasi Profesi (LSP) ATAKI Konstruksi Indonesia dan PT. KCKN yang diikuti oleh 120 peserta dari bidang konstruksi kota Bekasi, di Gedung Sumber Daya Air, Bekasi, Selasa (24/10/2023).

    Baca juga : FT UMJ Terima Kunjungan SMK Muhammadiyah 03 Sumatera Selatan

    Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang terampil konstruksi dan pentingnya sertifikasi. “Semoga pelatihan ini memberikan keberkahan untuk kita semua dan membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Harapan saya adanya pelatihan ini kita bisa lulus bersama, dapat diikuti dengan baik dan semua dapat terlatih,” Hal ini disampaikan oleh Dr. H. Berryan Aulia Umam Jayanegara, S.T., M.M., M.S., selaku penanggung jawab Walikota Bekasi dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan.

    PJ Walikota Bekasi Dr. H. Berryan Aulia Umam Jayanegara, S.T., M.M., M.S., (tengah kanan), Kepala Dinas BMSDA Kota Bekasi, H. Muhammad Solikhin, S. SIT., M.M., (tengah), Dosen Program Studi Teknik Sipil FT UMJ, Dr. Mohammad Imamuddin, S.T., M.T,(kanan) dan para peserta pelatihan dan sertifikasi tenaga terampil konstruksi di Gedung Sumber Daya Air, Bekasi, Selasa (24/10/2023).

    Pada kesempatan yang sama, Ketua LSP ATAKI, Apriyan, S.T., M.T., mengatakan bahwa sertifikasi ini bisa dimiliki atau diajukan dari pelatihan ataupun pengalaman. “Sertifikasi kompetensi ini menunjukan bahwa Bapak dan Ibu mampu melaksanakan terkait dengan pekerjaannya,” ujar Apriyan. Beliau juga menegaskan bahwa tenaga kerja konstruksi harus memiliki sertifikasi sesuai dengan Undang-Undang tahun 2017 tentang jasa konstruksi.

    “Saya berharap semua peserta yang mengikuti kegiatan ini bisa diberikan rekomendasi kompeten oleh asesor,” ucap Apriyan menyampaikan harapannya.

    Kegiatan ini akan berlangsung sejak tanggal 24 hingga 31 Oktober 2023. Peserta yang mengikuti kegiatan akan diberikan materi selama satu hari penuh seputar konstruksi, kemudian akan di Assesment oleh LSP ATAKI secara bergilir berdasarkan bidang keahlian yang dimiliki.

    Turut hadir Kepala Dinas BMSDA Kota Bekasi, H. Muhammad Solikhin, S. SIT., M.M., Dosen Program Studi Teknik Sipil FT UMJ, Dr. Mohammad Imamuddin, S.T., M.T., dan Andika Setiawan, S.T., M.T., dan mahasiswa Prodi Teknik Sipil FT UMJ, Nila Sekar Mahdiani dan Firda Rachma Dewi.

    Penulis : Ariesta Dwi Utami
    Editor : Dian Fauzalia

  • Mahasiswa Prodi Ilkom UMJ Juara Favorit Duta Mahasiswa Anti Kekerasan 2023

    0

     

    Mahasiswa Prodi Ilkom UMJ Juara Favorit Duta Mahasiswa Anti Kekerasan 2023

    Oleh :
    Fazri Maulana
    Mahasiswa Prodi Ilkom UMJ Juara Favorit Duta Mahasiswa Anti Kekerasan 2023
    Dzaki Furqon (tengah), Mahasiswa Prodi Ilkom UMJ bersama Muara Wahyu Larasati (kedua dari kiri) Mahasiswa Universitas Yarsi saat menerima piagam Juara Favorit Duta Mahasiswa Anti Kekerasan DKI Jakarta tahun 2023 di Ruang Ballroom Luxury Inn Arion Hotel, Selasa (24/10/23).
     
     

    Dzaky Furqon, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta (FISIP UMJ), terpilih menjadi juara favorit dalam Grand Final Pemilihan Duta Mahasiswa Anti Kekerasan 2023 pada Selasa (24/10/2023).

    Baca juga : Mahasiswa Ilkom UMJ Raih Juara 2 Lomba Podcast Tingkat Nasional

    Dalam acara yang digelar di Luxury Inn Arion Hotel, Jakarta, Dzaky bersaing dengan 33 finalis lainnya yang berasal dari 18 Perguruan Tinggi di DKI Jakarta. Pada babak ini juri memilih 12 finalis terbaik untuk melaju ke babak grand final hingga akhirnya terpilih Juara 1, 2, 3, dan Juara Favorit.

    “Saya berterimakasih kepada UMJ yang telah mendukung saya dalam ajang pemilihan Duta Mahasiswa Anti Kekerasan ini. Selanjutnya, saya ingin menjadi role model untuk melakukan kampanye pencegahan dan penanggulangan anti kekerasan di lingkungan kampus,” tutur Dzaky beberapa saat setelah pengumuman pemenang.

    Pria yang biasa disapa Dzaky ini bercerita bahwa selama kompetisi ia menjalani masa karantina dan menjalankan beberapa program. Dzaki memilih melakukan edukasi melalui kanal instagram pribadinya tentang kebijakan anti kekerasan, catcalling, hinga perlindungan anak. Sebagai finalis Dzaki juga diminta membuat program kerja untuk pencegahan dan penanggulangan anti kekerasan.

    Dzaky lalu membuat beberapa ulusan program kerja, di antaranya membuat Pos Sahabat dan Perempuan Anak (Pos SAPA) UMJ, membuat event lomba 16 Hari Tanpa Kekerasan, hingga menyelenggarakan penyuluhan tentang pencegahan anti kekerasan di lingkungan kampus.

    Pada kesempatan itu Pelaksana Tugas (PLT) Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP), Rizky Hamid, menjelaskan bahwa mahasiswa perlu berperan aktif membantu pencegahan dan penanggulangan kekerasan pada sektor akar rumput. Hal itulah yang mendorong DPPAPP DKI Jakarta menggelar pemilihan Duta Mahasiswa Anti Kekerasan DKI Jakarta tahun 2023 ini.

    Ditambahkannya bahwa ke-33 duta mahasiswa yang terpilih ini, termasuk Dzaki, akan menjadi representatif mahasiswa dalam berbagai upaya pencegahan, edukasi, dan advokasi terhadap isu-isu kekerasan.

    Sekretaris Prodi ilmu Komunikasi UMJ, Jamiati KN, S.I.Kom, M.Si., dan Kepala Unit Laporan Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULKSP), Puan Dinaphia Yunan, SH. MH, tampak hadir mendampingi Dzaky dalam acara puncak pemilihan Duta Mahasiswa Anti Kekerasan tersebut.

    Puan mengungkapkan bahwa keikutsertaan UMJ dalam Duta Mahasiswa Anti Kekerasan merupakan bentuk komitmen dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kekerasan di lingkungan kampus.

    “Kami sangat bersyukur Dzaky, mahasiswa UMJ, menjadi juara favorit di ajang ini. Semoga ke depannya nanti UMJ dapat berpartisipasi dengan mengirimkan lebih banyak mahasiswa mengikuti ajang ini,” ungkap Puan.

    Editor : Tria Patrianti

  • Seminar Internasional MIPOL FISIP UMJ Ingatkan Kembali Tragedi Kashmir 1947

    0

     

    Seminar Internasional MIPOL FISIP UMJ Ingatkan Kembali Tragedi Kashmir 1947

    Oleh :
    Dinar Meidiana
    Seminar Internasional MIPOL FISIP UMJ Ingatkan Kembali Tragedi Kashmir 1947
    Kiri ke kanan: Dr. Asep Setiawan, MA., Ali Noer Zaman, MA., Veeramalla Anjaiah, Lia Nathalia, Debbie Affianty, M.Si., dan Dr. Lusi Andriyani, M.Si., seusai seminar di Auditorium Kasman Singodimedjo, Selasa (24/10/2023).
     
     

    Program Studi Magister Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (MIPOL FISIP UMJ) menggelar seminar internasional bertema Remembering Kashmir Carnage of October 1947 di Aula Kasman Singodimedjo secara hybrid, Selasa (24/10/2023). Seminar ini diselenggarakan dalam rangka mengingat kembali Operasi Gulmarg pada 22 Oktober 1947 lalu.

    Baca juga : Tokoh India Sebut Jammu dan Kashmir  telah Mengalami Kemajuan Berarti

    Hal ini ditegaskan oleh Wakil Dekan 2 FISIP UMJ Djoni Gunanto, S.IP., M.Si., saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi seminar internasional. Menurutnya mahasiswa Prodi Ilmu Politik khususnya konsentrasi Hubungan Internasional perlu mengetahui dan memahami fenomena global.

    “Mohon mahasiswa agar semangat untuk memperkaya pengetahuan. Bagi indonesia, hal-hal yang bertentangan dengan peri kemanusiaan itu bertentangan juga dengan UUD,” ungkapnya. Pada kesempatan itu, Djoni mengajak seluruh peserta dan narasumber yang hadir untuk menundukkan kepala sejenak dan memanjatkan doa bagi warga Palestina.

    Sederet nama narasumber lintas negara yang dihadirkan yaitu Veeramalla Anjaiah (Jurnalis), Letjen (Purn) Sanjay Kulkarni (Mantan Direktur Jenderal Infanteri, Tentara India, New Delhi), Tuan Utpal Kaul (Koordinator Internasional Diaspora Pandit Kashmir Global (GKPD), New Delhi), Tuan Ashwani Kumar Chrangoo (penulis dan aktivis terkenal dari Jammu dan Kashmir), Lia Nathalia (Jurnalis), Ali Noer Zaman, MA. (dosen Ilmu Politik FISIP UMJ), dan Debbie Affianty, M.Si. (Direktur LIGS).

    Seluruh narasumber memaparkan sejarah Tragedi Kashmir yang terjadi pada 22 Oktober 1947 yaitu Operasi Gulmarg yang merenggut lebih dari 35.000 jiwa. Operasi tersebut dilancarkan oleh milisi suku Pasthun didampingi Angkatan Darat Pakistan untuk menduduki sebagian besar wilayah Jammu dan Kashmir.

    Tak hanya korban jiwa, ribuan warga diculik dan dijual sebagai budak di Pakistan, serta pembantaian terhadap umat Hindu dan Sikh di Pooch dan Mirpur. Muslim Kashmir yang menolak bergabung dengan Pakistan tak luput dari sasaran dan dianggap sebagai pengkhianat oleh Pakistan.

    Untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dan menciptakan lingkungan damai, pemerintah India memutuskan menghapus Pasal 370 dan Pasal 15 dari konstitusi pada 15 Agustus 2019. Penghapusan tersebut berdampak pada status Jammu dan Kashmir yang dijadikan setara dengan semua negara bagian dan wilayah persatuan lainnya.

    Debbie Affianty, Direktur Laboratory of Indonesian and Global Studies FISIP UMJ, menjelaskan beberapa dampak adanya perdamaian di Kashmir di antaranya penurunan jumlah warga terbunuh, perekrutan teroris dan pembakaran, serta peningkatan jumlah penangkapan teroris.  

    Veeramalla Anjaiah menjelaskan bahwa kini dilakukan rekonstruksi Jammu dan Kashmir dalam lingkup bantuan kemanusiaan, manajemen krisis, infrastruktur sosial, proyek pembangunan, dan infrastruktur ekonomi.

    Seminar Internasional yang digelar atas kerja sama dengan LIGS FISIP UMJ ini diikuti oleh mahasiswa Ilmu Politik FISIP UMJ dengan antusias dipimpin oleh dosen Ilmu Politik Dr. Asep Setiawan, MA., sebagai moderator. Turut hadir Wakil Dekan 3 FISIP UMJ Fal. Harmonis, M.Si., Kaprodi Ilmu Politik Dr. Usni, M.Si., dan Kaprodi Magister Ilmu Politik Dr. Lusi Andriyani, M.Si.

    Editor : Dian Fauzalia

  • Copyright © - Metweb

    Metweb - Powered by Blogger - Designed by Emet