Walau Berpuasa, Mahasiswa FIP UMJ Raih Juara 3 Cricket Internasional
10 April 2023
Oleh :
Dinar Meidiana
Julang Dzulfikar dan Hamzah DZulfaqor Sranggun, di Lapangan Cricket Udayana, Bali, Minggu (09/04/2023).
Bulan Ramadan tidak menjadi halangan bagi dua mahasiswa Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta untuk berprestasi di cabang olahraga cricket. Julang Dzulfikar dan Hamzah Dzulfaqor Sranggung, berhasil menyabet Juara 3 dalam ajang Bali Internasional Sixes 2023. Kejuaraan digelar di Lapangan Cricket Udayana Bali, Jumat hingga Minggu (7-9/04/2023).
Keduanya memperkuat tim kontingen Cilegon Cricket Club dan bertemu tim dari berbagai negara yaitu India, Australia, dan Bangladesh. Julang menjelaskan bahwa pertandingan kali ini sangat berbeda dengan pertandingan sebelumnya karena digelar saat bulan Ramadan. Sementara peserta lain yang dihadapinya mayoritas tidak berpuasa.
“Sebelumnya kami kalau tanding selalu di luar bulan puasa, tapi kali ini dalam keadaan berpuasa. Jadi sangat menguras stamina, ditambah suhu di sini lebih panas dibanding venue cricket di Cibubur Jakarta,” ungkap Julang saat dimintai keterangan melalui pesan singkat, Senin (10/04/2023).
Dalam ajang internasional yang rutin digelar di Bali setiap tahun ini, Julang dan Hamzah tidak patah semangat meskipun harus bertanding dalam kondisi berpuasa. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil yang diraihnya. Kegigihan keduanya dalam mengikuti pertandingan diapresiasi oleh Ketua Program Studi POR FIP UMJ, Dr. Doby Putro Parlindungan, M.Pd.
Doby mengaku bangga pada dua mahasiswanya yang berhasil meraih juara 3 dari total 13 tim yang bertanding. “Di bulan Ramadan masih bersemangat dan gigih dalam kejuaraan di Bali. Tentunya ini merupakan tantangan tersendiri serta menjadi barometer untuk mengukur diri dan tim untuk berlaga di event internasional,” pungkasnya, Senin (10/04/2023). (DN/KSU)
Kuliah Tamu Prodi Ilkom Bahas Produksi Iklan di Era Industri Digital
17 Oktober 2023
Oleh :
Fazri Maulana
Ahmad Kawakibi Founder 9to9 Creative House saat menyampaikan materi Kuliah Tamu di Auditorium Kasman Singomedjo (17/10/23).
Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UMJ menggelar kuliah tamu bertajuk “Kreativitas Produksi Iklan di Era Digital” di Auditorium Kasman Singodimedjo, Selasa (17/10/23).
Acara ini dihadiri narasumber Ahmad Kawakibi Founder 9to9 Creative House dan dimoderasi oleh Agus Hermanto, M.I.Kom dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ. Acara ini juga dihadiri oleh Kaprodi Ilkom Dr. Oktaviana Purnamasari, M.Si, para dosen dan mahasiswa FISIP UMJ.
Perkembangan teknologi dan informasi menuntut perubahan signifikan dalam berbagai lini kehidupan. Semua aktifitas bertransformasi menjadi serba digital mengikuti perkembangan zaman. Hal itulah yang mendorong kegiatan ini digelar untuk mengetahui bagaimana pembuatan produksi iklan di era digital.
Kaprodi Ilkom Dr. Oktaviana Purnamasari, M.Si., menjelaskan bahwa Mahasiswa perlu mencermati dan mempersiapkan kemampuan mengikuti perkembangan di era digital. “Kuliah tamu ini menjadi kesempatan emas untuk mahasiswa melakukan explore produksi iklan di era industri digital,” ungkap Okta.
Dalam kuliah yang disampaikan, Ahmad Kawakibi menjelaskan tahapan produksi, diantaranya identifikasi tujuan iklan, perencanaan dan penelitian, kreatifitas dan konsep produksi, hingga distribusi.
Selanjutnya, Ahmad mengukapkan bahwa Era industri digital dapat memangkas kebutuhan produksi iklan konvensial. Digital dapat membantu produksi iklan dengan alat sederhana sekalipun, diantaranya smartphone.
Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama narasumber membahas pengalaman produksi iklan di era industri digital.
Tenaga Pendidik UMJ saat penandatanganan kontrak Indikator Kinerja Individu (IKI) di Aula FEB UMJ, Selasa, (17/10/2023).
Tenaga pendidik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) melakukan penandatanganan kontrak Indikator Kinerja Individu (IKI) yang disaksikan langsung oleh segenap jajaran pimpinan UMJ pada Selasa, (17/10/2023) di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMJ. Prosesi penandatanganan kontrak dilakukan secara bergilir oleh tenaga pendidik.
Penerapan sistem IKI di UMJ, menjadi tolak ukur penilaian dan monitoring atas kinerja yang telah dilakukan. “Dengan penerapan IKI, saya berharap kinerja kita semakin meningkat. Bukan hanya sama-sama mengejar regenerasi, tetapi juga bahwa kita sebagai tenaga pendidik mempunyai nilai tambah,” hal ini disampaikan oleh Wakil Rektor II, Dr. Ir. Mutmainah, MM., dalam sambutannya.
Jajaran pimpinan UMJ bersama segenap tenaga pendidik UMJ seusai melakukan penandatanganan kontrak Indikator Kinerja Individu (IKI) di Aula FEB UMJ Selasa, (17/10/2023).
Pada kesempatan yang sama, Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., mengatakan ini merupakan bagian ikhtiar dari UMJ yang cukup serius untuk memperbaiki tata kelola kinerja UMJ secara menyeluruh. “Universitas yang ingin maju harus melakukan sentralisasi, dalam artian yang menyeluruh. Sentralisasi akademik, keuangan, maupun sumber daya manusia. Ketika upaya untuk melakukan sentralisasi, berarti sudah ada tanda-tanda yang positif,” ujar Ma’mun.
Badan Pembina Harian UMJ, Drs. Abdul Cebba, AK., M.BA., CA., PA., mengapresiasi diterapkannya sistem IKI. Cebba menilai, IKI menjadi salah satu program yang modern di UMJ, karena ini merupakan salah satu upaya Rektor UMJ untuk mengembangkan universitas. “Tentu kita harus bersyukur karena adanya sistem ini akan mendukung karir tenaga pendidik. Mudah-mudahan sistem ini dapat dijalankan dengan baik melalui persepsi yang bagus,” pungkas Cebba.
Kegiatan serupa akan dilakukan di Aula gedung FIK UMJ Cempaka Putih dengan peserta dari Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) dan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) UMJ.
Lulusan Program Studi Profesi Ners FIK UMJ diangkat sumpah oleh Dekan FIK UMJ dan Kerohaniawan, di Gedung Pewayangan, Jakarta Timur, Selasa (17/10/2023).
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIK UMJ) melaksanakan Upacara Angkat Sumpah Ners 2022-2023 di Gedung Pewayangan, Jakarta Timur, Selasa (17/10/2023). Sebanyak 146 lulusan diangkat sumpah oleh Dekan FIK UMJ Miciko Umeda, S.Kep., Biomed., dan Kerohaniawan dengan khidmat.
Dekan FIK UMJ, Miciko Umeda, S.Kep., Biomed., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para lulusan atas ketekunan dalam menjalani tahapan profesi. Miciko melaporkan pada Uji Kompetensi Nasional Ners, kelulusan mahasiswa Profesi Ners FIK UMJ 2022-2023 mencapai 99,3%. Capaian ini adalah cerminan dari dedikasi dan kerja keras lulusan dalam mengejar kualitas tertinggi dalam profesi perawat.
Angkat sumpah disaksikan secara langsung oleh Anggota Badan Pembina Harian UMJ Drs. Nandi Rahman, Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., Wakil Rektor II Dr. Ir. Mutmainah, MM., para Wakil Dekan FIK UMJ, Ketua Program Studi Profesi Ners H. Ns. Maryanto, S,Kep.,SH., Sekretaris DPW PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) DKI Jakarta Ns. Fitrian Rayarasi, M.Kep., Sp.KMB., sivitas akademika FIK UMJ, dan seluruh orang tua lulusan.
Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., dalam sambutannya menyebut bahwa tugas perawat yang lekat dengan nilai kemanusiaan memiliki nafas yang sama dengan Muhammadiyah. Gerakan dakwah Muhammadiyah yang menonjol di antaranya di bidang pendidikan. Contohnya pendidikan di Indonesia bagian Timur.
Keseriusan Muhammadiyah dalam mengelola pendidikan salah satunya dapat dilihat dari akreditasi yang dimiliki. Oleh karenanya Ma’mun mengapresiasi FIK UMJ yang mempertahankan predikat Unggul. Lebih lanjut, di hadapan 146 lulusan kebanggaan FIK UMJ, Ma’mun menjelaskan bahwa perawat adalah profesi mulia dan menjadi pilar penting.
Drs. Nandi Rahman (kanan bawah), Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si. (kiri atas), Miciko Umeda, S.Kep., Biomed. (kiri bawah), Ns. Fitrian Rayarasi, M.Kep., Sp.KMB., H. Ns. Maryanto, S,Kep.,SH., dalam rangkaian Upacara Angkat Sumpah Ners FIK UMJ 2022-2023 di Gedung Pewayangan, Jakarta Timur, Selasa (17/10/2023).
“Tanpa perawat di rumah sakit, proses pengobatan akan sulit terlaksana. Pekerjaan sebagai perawat adalah pilar terpenting dalam meningkatkan kualitas kesehatan di Indonesia, dan ini merupakan indikator penting dalam pembangunan indeks kemanusiaan,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut Anggota BPH UMJ Drs. Nandi Rahman juga menyampaikan bahwa profesi mulia ini cukup berat karena berkaitan dengan nyawa manusia. Menurutnya perawat lulusan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah perlu memiliki tiga komitmen yaitu komitmen keilmuan, kekaderan, dan dakwah.
“Pertama komitmen keilmuan, artinya para lulusan tidak berhenti menimba ilmu. Kedua komitmen kekaderan, sebagai kader persyarikatan melanjutkan gerak Muhammadiyah di manapun berada. Ketiga komitmen dakwah Islam dan Muhammadiyah, artinya di samping bertugas sebagai perawat para lulusan juga harus berdakwah, menyampaikan visi misi Islam dan visi misi Muhammadiyah,” ungkapnya.
Ns. Muthia Mila Nissa, S.Kep., dengan nilai 3.98 mengaku senang sekaligus tidak menyangka mendapatkan nilai IPK tertinggi. Menurutnya, kampus memberikan dukungan yang sangat besar selama Muthia belajar di FIK UMJ.
“Awalnya menjadi perawat bukanlah cita-cita saya, tapi saya bersyukur karena berada di lingkungan FIK UMJ yang sangat mendukung dari segi fasilitas dan bimbingan para dosen sehingga saya semakin yakin dengan apa yang saya jalani,” ungkap Muthia saat dimintai keterangan seusai acara.
Upacara Angkat Sumpah Profesi Ners ini adalah bukti nyata dari komitmen UMJ dalam menghasilkan lulusan yang siap memberikan pelayanan perawatan berkualitas tinggi kepada masyarakat. Akademisi maupun klinisi dari FIK UMJ juga turut berkiprah dan berkontribusi dalam pengembangan bidang keperawatan.
Hal ini diakui oleh Sekertaris DPW PPNI DKI Jakarta H. Ns. Maryanto, S,Kep.,SH., menyatakan bahwa UMJ sebagai gudang pemimpin. “UMJ ini kawah candra di muka bagi PPNI. Hampir semua struktur pemikir di PPNI baik di DPP maupun DPW rata-rata kader Muhammadiyah. Begitu pula di klinisi. Lulusan UMJ jauh dari berita negatif. Banyak yang berkiprah di rumah sakit pemerintah dengan pelayanan terbaik,” ungkapnya.