• PS UMJ Juara Divisi Satu Campus Soccer League 2023

    0

     

    PS UMJ Juara Divisi Satu Campus Soccer League 2023

    Oleh :
    Fazri Maulana
    PS UMJ Juara Divisi Satu Campus Soccer League 2023
    PS UMJ foto bersama sebelum pertandingan melawan Universitas Mercubuana di Campus Soccer League 2023, Senin (16/10/23).
     
     

    Persatuan Sepakbola Universitas Muhammadiyah Jakarta (PS UMJ) resmi menjadi juara divisi satu Campus Soccer League (CSL) 2023 usai mengalahkan Universitas Mercubuana dengan Skor 12-0 di Gor Soemantri Brodjonegoro, Senin (16/10/23).

    Baca juga : UMJ Jadi Tim Pertama Yang Lolos Babak Perempat Final Piala Menpora U-23

    CSL adalah kejuaraan sepakbola antar perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Aliansi Mahasiswa DKI Jakarta (ASMAJA). UMJ bersaing dengan 8 perguruan tinggi di divisi satu yaitu Politeknik APP, Universitas Indonesia, Universitas Gunadarma, Universitas Islam 45 Bekasi, Universitas Pancasila, Universitas Mercubuana, dan STP Aviasi.

    CLS menggunakan sistem degradasi yakni divisi utama dan diviisi satu. Juara kompetisi akan langsung melaju ke divisi utama. UMJ kembali promosi ke divisi utama dengan menjadi juara kompetisi divisi satu. UMJ tuai catatan positif empat kali menang dan satu kali seri dengan memasukan tiga puluh enam gol tanpa kebobolan.

    Ketua Pembina PS UMJ Saprudin Dalih, SE., MM., mengungkapkan rasa bangga atas capaian PS UMJ telah kembali promosi ke divisi utama. Menurutnya, UMJ pernah mendominasi gelaran tersebut, sebelum terdegradasi.

    “Kita pernah mendominasi di liga utama, sekarang di divisi satu kembali juara dan promosi ke divisi utama. CSL itu sudah kita ikuti sejak 2004, harapannya kita bisa kembali juara divisi utama di kompetisi selanjutnya,” ungkap Dalih saat ditemui di Stadion Sepakbola UMJ, Minggu (22/10/23).

    Pada kesempatan yang sama, Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Iqbal, menyampaikan harapannya atas kembalinya UMJ ke divisi utama CSL. Menurutnya, dengan capaian ini PS UMJ akan berlatih dengan giat dan melakukan persiapan yang matang untuk mencapai target juara divisi utama musim depan.

    Editor : Dian Fauzalia

  • Rektor UMJ Berikan Pemahaman Politik Bagi Kader Muhammadiyah Kota Malang

    0

     

    Rektor UMJ Berikan Pemahaman Politik Bagi Kader Muhammadiyah Kota Malang

    Oleh :
    Dinar Meidiana
    Rektor UMJ Berikan Pemahaman Politik Bagi Kader Muhammadiyah Kota Malang
    Prof. Ma’mun Murod, M.Si., (kiri) dan Mohammad Najih, S.H., M.Hum., Ph.D., (tengah) dalam acara Dialog dan Sarasehan Kebangsaan, di Aula PDM Kota Malang, Sabtu (21/10/2023).
     
     

    Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., memberikan pemahaman politik bagi kader Muhammadiyah Kota Malang, dalam acara Dialog dan Sarasehan Kebangsaan, di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang, Sabtu (21/10/2023).

    Baca juga : Pengajian Fokal IMM Bahas Muhammadiyah dan Pemilu 2024

    Pada kegiatan yang digelar oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDP

    M) Kota Malang ini, Ma’mun menerangkan pentingnya menempatkan politik secara proporsional. Pendekatan yang digunakan adalah muamalah karena berkaitan dengan urusan kemasyarakatan.

    Guru Besar Bidang Ilmu Politik ini menegaskan bahwa politik tidak dapat dipahami dengan pendekatan ibadah mahdhah yang sifatnya ritualistik karena akan sangat kaku. “Pendekatan muamalah penting dalam politik, sehingga fleksibel tanpa harus kehilangan makna dan nilai,” ungkapnya.

    Sebanyak lebih dari 100 kader AMM menyimak dengan seksama diskusi yang juga menghadirkan Ketua Ombudsman RI Mohammad Najih, S.H., M.Hum., Ph.D. Turut hadir PDM dan PDA Kota Malang, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Malang Dr. Nur Subeki, ST., MT., dan Anggota KPU Kota dan Kabupaten Malang.

    Peserta kegiatan merupakan kader Muhammadiyah dan Aisyiyah dari tingkat daerah hingga ranting, Pemuda Muhammadiyah, KOKAM, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, dan Nasyiatul Aisyiyah.

    Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si. (kedua dari kiri), barisan bawah, bersama kader yang tergabung dalam FOKAL IMM se-Malang Raya seusai konsolidasi, Minggu (22/10/2023).

    Pada rangkaian agenda di Kota Malang, Ma’mun yang juga alumni IMM Malang berkesempatan berkumpul dengan Forum Komunikasi Alumni (FOKAL) IMM Kota Malang. Agenda tersebut merupakan Konsolidasi FOKAL IMM se-Malang Raya pada Minggu (22/10/2023).

    Masih berkaitan dengan tahun politik, Ma’mun membahas perkembangan politik di Indonesia dan pengembangan masa depan FOKAL IMM. Pertemuan tersebut menjadi momen bagi alumni IMM Malang Raya untuk melakukan suksesi Pemilu 2024 mendatang, khususnya bagi kader IMM yang turut menjadi peserta sebagai caleg.

    “Kami membahas hal-hal yang harus dilakukan FOKAL IMM dalam 5 tahun ke depan, termasuk kerja-kerja politik. Selain itu juga cara mensukseskan kader-kader IMM yang saat ini pada posisi sebagai calon legislatif. Targetnya kader-kader IMM duduk di DPR RI, DPRD Provinsi, Kota maupun Kabupaten,” pungkasnya.

    Agenda lainnya yang dihadiri oleh Rektor UMJ di Malang ialah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang IMM Malang Raya pada Sabtu (21/10/2023), dan Majelis Ahad Pagi KH. Ahmad Dahlan PDM Kota Batu, Minggu (22/10/2023).

    Editor : Dian Fauzalia

  • UMJ Jadi Tim Pertama Yang Lolos Babak Perempat Final Piala Menpora U-23

    0

     

    UMJ Jadi Tim Pertama Yang Lolos Babak Perempat Final Piala Menpora U-23

    Oleh :
    Fazri Maulana
    UMJ Jadi Tim Pertama Yang Lolos Babak Perempat Final Piala Menpora U-23
    UMJ berhasil melaju ke perempat final Piala Menpora U-23 usai mengalahkan STIE Hidayatullah Depok dengan skor 8-1 dalam partai yang digelar di Stadion Sepakbola UMJ, Sabtu (21/10/23).
     
     

    Tim Persatuan Sepakbola UMJ berhasil menjadi tim pertama yang melaju ke perempat final Piala Menpora U-23 usai mengalahkan STIE Hidayatullah Depok dengan skor meyakinkan 8-1 dalam partai yang digelar di Stadion Sepakbola UMJ, Sabtu (21/10/23).

    Baca juga : UMJ Siap Berkompetisi Di Liga 3 Zona Banten

    UMJ langsung tampil menggebrak sejak babak pertama dengan mengambil inisiatif serangan dan mendominasi penguasaan bola hingga berhasil memasukan lima gol pada babak pertama. Sedangkan tim STIE Hidayatullah belum bisa menciptakan peluang yang berbahaya hingga babak pertama berakhir.

    Memasuki babak kedua, UMJ masih menjadi tim yang menguasai permainan dan berhasil menambah keunggulan tiga gol. Tertinggal delapan gol, tim STIE Hidayatullah mencoba merespons. Mereka berupaya melancarkan serangan untuk memangkas defisit gol. Namun, mereka hanya berhasil memasukan satu gol hingga peluit akhir babak ke dua dibunyikan.

    Delapan gol UMJ pada laga ini dicetak oleh Muksin (Menit 3 dan 6), Garnis Putra dan Raja Haekal lewat eksekusi penalti (Menit 5 dan 25), Herjun Harja (Menit 38), Muhammad Fhadzri (Menit 42), dan dua gol lainnya juga dicetak oleh Raja Haekal (Menit 15 dan 65).

    Asisten Pelatih UMJ Achmad Baihaqi, S.M., mengungkapkan bahwa hasil skor akhir bukan menjadi tolak ukur keberhasilan tim UMJ. Menurutnya, permainan tim harus diperbaiki dan ditingkatkan untuk bisa mecapai target yang diinginkan.

    “Kita dari tim pelatih tidak melihat hasil pertandingan, tetapi progres pemain. Karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus diperbaiki untuk kebutuhan tim di lapangan, harapannya, setiap individu bisa jauh lebih berkembang,” ungkap Baihaqi saat ditemui usai pertandingan

    Tidak hanya itu, Pemain UMJ Muksin, berharap dengan lolosnya tim ke babak perempat final dan tampil dengan baik, bisa menambah rasa optimis untuk menjuarai Piala Menpora U-23.

    “Pertandingan yang cukup baik, harapannya target kita tercapai juara Piala Menpora,” jelas Muksin.

    Ada delapan tim yang lolos dalam Babak 16 besar  Piala Menpora U-23 yakni Universitas Muhammadiyah Jakarta, STIE Hidayatullah, Universitas Budi Luhur, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Pamulang, Pelita Bangsa, STAI Attaqwa, dan Universitas Kristen Indonesia (UKI).

    Editor : Dian Fauzalia

  • Ma’mun Murod : K.H Ahmad Dahlan Menghadirkan Pendidikan Agama di Indonesia

    0

     

    Ma’mun Murod : K.H Ahmad Dahlan Menghadirkan Pendidikan Agama di Indonesia

    Oleh :
    Wildan Mutaqin
    Dr. Ma’mun Murod, M.Si saat menyampaikan materi di Aula Baitul Hamdi Menes, Minggu (04/03/2023).

    menyampaikan bahwa semangat perubahan pembaharuan hadir dan tergambar dari sosok K.H Ahmad Dahlan yang mampu menghadirkan pendidikan agama di Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber pada Pengajian Syawalan dan Dialog Publik Kader Muhammadiyah sebagai bagian dari Syiar Musyawarah Daerah Muhammadiyah & ‘Aisyiyah Kabupaten Pandeglang ke-13 di Aula Baitul Hamdi Menes, Minggu (04/03/2023).

    “Upaya pembaharuan harus kita lakukan dan K.H Ahmad Dahlan mampu melakukan pembaharuan besar yang sangat fundamental melalui Muhammadiyah. Salah satunya mengembangkan pendidikan di Indonesia dan menghadirkan pendidikan agama. Sebelumnya, saat itu di Indonesia hanya ada

    dan Taman Siswa. Lalu Muhammadiyah bisa hadir melalui pendidikan agama, ” jelas Ma’mun

    Ma’mun menambahkan bahwa K.H Ahmad Dahlan merupakan figur progresif yang memiliki spirit kemajuan sehingga mampu menghadirkan Lembaga Pendidikan, Amal Sosial, dan Rumah Sakit lewat organisasi Muhammadiyah.

    Pada kesempatan yang sama, Ma’mun juga mengajak warga Muhammadiyah untuk berjamaah dalam memenangkan kekuasaan politik karena rakyat dapat merasakan langsung manfaat dari kebijakan politik. Ia juga berharap bahwa dalam momentum menjelang tahun 2024, kader Muhammadiyah berkontribusi melakukan jihad politik, dan agar kader Muhammadiyah mampu menjadi pemimpin bangsa ini.

    Peserta saat menyimak materi di Aula Baitul Hamdi Menes, Minggu (04/03/2023).

    Anggota DRPD Provinsi Banten Hj. Nurul Wasiah, Amd.Keb menjelaskan bahwa Muhammadiyah adalah organisasi moderat yang terus berkembang mengikut perkembangan zaman dan masyarakat dapat merasakan manfaat dari banyaknya amal usaha Muhammadiyah.

    Selaras dengan Ma’mun, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Muhamad Arif menyampaikan bahwa kader Muhammadiyah harus mengambil peran dalam politik kebangsaan. “Kader harus berperan dan mampu merumuskan kebijakan-kebijakan yang berdampak langsung kepada masyarakat”, jelas Arif

    Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pandeglang Drs. H. Masruchi menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini untuk melaksanakan silaturahmi kebangsaan dan juga untuk memberikan pencerahaan bagi warga Muhammadiyah Kabupaten Pandeglang dengan seluruh organisasi otonom Muhammadiyah serta dalam rangka suksesi Musyawarah Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pandeglang ke-13. Kegiatan ini diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari jajaran pimipinan, kader, dan organisasi otonom Muhammadiyah di Kabupaten Pandeglang. WM/KSU.

  • Jamaah Salat Idul Fitri 1444 H Padati  Plaza UMJ

    0

     

    Jamaah Salat Idul Fitri 1444 H Padati  Plaza UMJ

    Oleh :
    Dinar Meidiana
    Salat Idul Fitri 1444 H di Plaza Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Jumat (21/04/2023).

    Kurang lebih seribu jamaah salat Idul Fitri 1444 H memadati Plaza Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Jumat (21/04/2023). Barisan jamaah tampak berjajar dari samping gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis hingga ke halaman depan Fakultas Ilmu Pendidikan.

    Salat Idul Fitri yang difasilitasi oleh Dewan Kemakmuran Masjid At-Taqwa UMJ itu menghadirkan Wakil Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Dr. KH. Endang Mintarja, MA, selaku imam sekaligus khatib. Dalam khutbahnya, Endang menyampaikan lima karakter untuk mencapai takwa sebagaimana tujuan puasa Ramadan yang termaktub dalam Q.S Al-Baqarah ayat 183.

    Salat Idul Fitri 1444 H di Plaza Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Jumat (21/04/2023).

    Endang menuturkan bahwa tidak mudah mencapai maqam takwa, bagaikan menapaki jalan terjal dan penuh rintangan. Untuk memahami dan mendapatkan makna takwa yang cukup komprehensif, Endang menjelaskan berdasarkan Q.S, Al-Hajj ayat 78. Dari ayat tersebut, terdapat lima karakter orang yang mencapai maqam takwa.

    Pertama, mentalitas jihad atau mujahadah ysng secara umum pengertiannya bermuara pada upaya total dan keberanian menanggung pengorbanan untuk menggapai kenikmatan yang lebih besar di masa yang akan datang.

    Kedua, moderat  dan proporsional dalam menjalankan agama sebagaimana tuntunan Rasulullah SAW. karena Islam adalah ajaran yang tidak menyulitkan dan tidak pula kaku.

    Ketiga, sikap tunduk, patuh dan pasrah pada ketentuan Allah SWT, tidak hanya kesalehan ritual tapi juga amal sosial dan memahami serta hormat pada ketentuan universal yang telah Allah tetapkan.

    Keempat, menjadi tauladan bagi umat lainnya. Umat Islam harus menjadikan Nabi Muhammad sebagai tauladan kemudian menjadi tauladan bagi yang lainnya.

    Kelima, keseimbangan amal ritual dan amal sosial.

    “Jika kita mampu menjadikan kelima karakter tersebut di atas sebagai identitas pribadi yang benar-benar melekat pada diri kita, maka sebagaimana dinyatakan Al-‘Allaamah Thabathaba’i dalam tafsirnya, kita benar-benar telah dipilih sebagai orang yang betul-betul mengarahkan hidupnya hanya kepad Allah SWT semata,” kata Endang.

    Rangkaian salat Idul Fitri ditutup dengan doa yang juga dipimpin oleh Dr. KH. Endang Mintarja, MA. Seluruh jamaah yang merupakan sivitas akademika UMJ dan warga sekitar Tangerang Selatan saling bersalaman sebelum meninggalkan Plaza UMJ. (DN/KSU)

    Editor : Tria Patrianti

  • Copyright © - Metweb

    Metweb - Powered by Blogger - Designed by Emet